Alat Musik TurntableAlat Musik Turntable

Alat Musik Turntable , atau pemutar piringan hitam, awalnya diciptakan sebagai alat pemutar media musik. Namun, dengan perkembangan zaman, turntable bertransformasi menjadi salah satu alat musik yang keren, terutama dalam budaya DJ dan hip hop. Dalam artikel ini, kita akan menggali lebih dalam tentang turntable, sejarahnya, dan berbagai jenis yang ada.

Sejarah Singkat Alat Musik Turntable

Sejarah turntable dimulai pada akhir abad ke-19 dengan invensi gramofon. Sejak saat itu, turntable mengalami berbagai evolusi, dari pemutar piringan shellac hingga vinil. Pada tahun 1970-an dan 1980-an, turntable mulai digunakan oleh DJ sebagai alat musik, memungkinkan mereka untuk “mencakar” dan mencampur musik, memberikan kelahiran pada budaya DJ dan hip hop.

Macam-Macam Jenis Alat Musik Turntable

  • Belt-Drive Turntable: Turntable jenis ini menggunakan sabuk karet untuk menghubungkan motor dengan piringan putar. Kelebihannya adalah mengurangi getaran, memberikan suara yang lebih jernih.
  • Direct-Drive Turntable: Motor terletak langsung di bawah piringan putar. Ini memberikan putaran yang lebih stabil dan sering digunakan oleh DJ karena memungkinkan untuk scratching tanpa merusak mekanisme.
  • Automatic Turntable: Turntable ini secara otomatis menempatkan jarum pada piringan hitam dan mengangkatnya ketika piringan selesai diputar.
  • Manual Turntable: Seperti namanya, turntable manual memerlukan intervensi manual untuk menempatkan dan mengangkat jarum.

Digital Turntable: Turntable modern yang dilengkapi dengan fitur digital seperti kemampuan untuk menghubungkannya dengan komputer, dan seringkali memiliki USB untuk digitalisasi rekaman vinil.

Cara Memainkan Alat Musik Turntable

Memainkan turntable sebagai alat musik, terutama dalam konteks DJing dan turntablism, adalah seni yang membutuhkan keterampilan, latihan, dan dedikasi. Berikut adalah beberapa teknik dasar dan langkah untuk memulai:

Mengatur Turntable

  • Pemasangan: Pastikan turntable diletakkan di permukaan yang stabil dan rata untuk menghindari getaran yang tidak diinginkan.
  • Kalibrasi: Kalibrasikan tonearm dan atur berat jarum sesuai spesifikasi untuk meminimalkan risiko kerusakan pada vinil dan jarum.

Memahami Kontrol

  • Kecepatan Putaran: Biasanya ada pengaturan untuk 33, 45, dan terkadang 78 RPM (putaran per menit). Pilih sesuai dengan kebutuhan vinil yang diputar.
  • Slider Pitch: Mengatur kecepatan pemutaran, memungkinkan DJ untuk menyesuaikan tempo trek tanpa mengubah pitch secara signifikan.

Teknik Dasar DJing

  • Cueing: Menemukan titik awal trek dengan mendengarkan melalui headphone dan memutar vinil dengan tangan.
  • Mixing: Menyinkronkan tempo dua trek berbeda agar terdengar harmonis saat dipadukan.
  • Scratching: Menggerakkan vinil maju-mundur secara ritmis untuk menciptakan efek suara yang khas. Teknik ini membutuhkan koordinasi tangan dan telinga yang baik.

Latihan dan Eksplorasi

  • Beat Matching: Latihan menggabungkan dua beat atau lagu yang berbeda secara harmonis.
  • Juggling: Teknik mengganti-ganti trek dengan cepat, menciptakan loop atau ritme baru.
  • Eksperimen dengan Suara: Cobalah efek suara dan gaya scratching yang berbeda untuk menciptakan suara unik.

Tips Penting

  • Pelajari Vinyl: Pahami bagaimana trek direkam pada vinil dan di mana berbagai elemen lagu, seperti intro, drop, atau break, berada.
  • Latihan Rutin: Keterampilan DJ berkembang dengan latihan. Semakin sering Anda berlatih, semakin terasah kemampuan Anda.
  • Mendengarkan: Dengarkan DJ lain dan lagu-lagu dalam genre yang berbeda untuk mendapatkan inspirasi dan pemahaman yang lebih luas tentang ritme dan gaya.

Aspek Teknis dan Perawatan Alat Musik Turntable

Menggunakan turntable memerlukan pemahaman tentang berbagai aspek teknis, termasuk menyeimbangkan tonearm, menyesuaikan tracking force, dan merawat jarum. Merawat dan piringan hitam dengan benar dapat memastikan kualitas suara yang optimal dan memperpanjang usia alat musik ini.

Pengaruh dalam Budaya Populer

Dengan kemunculan DJ dan budaya hip hop, turntable menjadi lebih dari sekadar pemutar musik. DJ ikonik seperti Grandmaster Flash dan Jazzy Jeff mempopulerkan teknik scratching dan beat juggling, menjadikan turntable sebagai instrumen musik yang sah di mata dunia.

Kesimpulan

Turntable, meskipun awalnya diciptakan sebagai alat pemutar musik, telah mengalami transformasi menjadi instrumen musik kunci dalam budaya pop modern. Baik bagi audiophile yang menikmati kualitas suara vinil atau DJ yang menggunakan turntable untuk menciptakan musik baru, turntable tetap menjadi simbol klasik dalam dunia musik.

 

Related Post